Super Bowl untuk Manchester United

Super Bowl untuk Manchester United

7 Februari 2021, Kansas City Chiefs yang tidak pernah mencetak kurang dari 2 touchdown dalam satu pertandingan, tidak berdaya di Super Bowl LV. Sebaliknya, lawan mereka, Tampa Bay Bubccaners dominan sejak awal kuarter.

Bucs akhirnya menyelesaikan puasa medioker mereka setelah meraih gelar juara Super Bowl pertama dalam 18 tahun. Kemenangan 31-9 atas Chiefs membungkam banyaknya cemoohan yang diterima setiap tahun.

Ini adalah kejutan luar biasa bagi, tidak ada yang mengira Bucs akan juara dalam bursa taruhan, peluang Tampa Bay menjadi juara adalah +1200. Bahkan pemilihan venue di Raymond James Stadium di Tampa, awalnya mempertimbangkan tidak adanya keuntungan sebagai tuan rumah di Super Bowl. Namun, akhirnya Bucs yang bertindak sebagai tuan rumah merasakan keuntungan tersebut.

Semua meragukan Bucs, kecuali Tom Brady.

Semusim sebelumnya, Bucs diperkuat oleh Jamies Winston dan mendapatkan rekor 7-9 di akhir musim dan gagal lolos ke playoff.

Sedangkan Tom Brady mengumumkan akan berpisah dengan New England Patriots setelah 20 tahun. Tujuannya adalah Tampa saat itu, dan Bucs membutuhkan Tom Brady sebagai quarterback elite untuk tim.

Tom Brady juga merayu Tight Ends Rob Gronkowski, Running Back Leoanrd Fournette dan wide reciever, Antony Brown untuk bergabung ke Bucs. Dua dari tiga pemain tersebut mencetak touchdown untuk Bucs di Super Bowl LV.

Dan sisanya adalah sejarah bagi Bucs.

Joel Grant memuji bagaimana pengaruh Tom Brady sangat penting di balik gelar juara Bucs, dan Manchester Evening News menyatakan bahwa kesuksesan dari Bucs bisa berpengaruh untuk pergerakan transfer Manchester United.

Dan ya, apa yang terjadi memang sangat mirip di bursa transfer.

Adalah sebuah kebetulan dalam sedekade terakhir apa yang ditunjukkan Manchester United sangat tepat guna jika tidak bisa disebut yang terbaik di Liga Inggris.

Cristiano Ronaldo, Jadon Sancho dan Raphael Varane adalah salah satu pembelian cerdas, ketiganya tidak menghabiskan lebih dari 130 Juta Poundsterlin, sebagai pembanding Romelu Lukaku didatangkan Chelsea dengan harga 100 Juta Poundsterling dan Manchester City mendatangkan Jack Grealish dengan nominal yang sama.

Ketegangan terjadi di tengah musim lalu, ketika demo besar-besaran dari pendukung Manchester United terkait kebijakan klub untuk Superleague ditengang habi-habisan. Demo yang terjadi bahkan memaksa pertandingan antara Manchester United menghadapi Liverpool ditunda dalam 24 jam.

Bayangkan hanya dalam hitungan pekan, Joel Glazer yang baru berpesta karena kemenangan Bucs, harus menghadapi ketegangan ketika demo besar-besaran di depan Old Trafford. Dan kemudian menjanjikan adanya forum suporter untuk mengakomodasi saran demi kemajuan Manchester United.

Yang menarik, itu tetap tidak meredakan kemarahan supporter untuk keluarga Glazer, Ed Woodward yang sudah mengundurkan diri di akhir musim lalu, tetap tidak lepas dari amukan supporter.

Nampaknya Glazer memahami kritik dari supporter dan bergerak luar biasa di bursa transfer kali ini.

Setelah kegeraman karena batal mendatangkan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund pada tengah musim, mereka sukses mendatangkan sang winger di awal musim panas dengan harga lebih murah.

Kejutan kemudian datang, Manchester United sejatinya mengincar Pau Torres dari Villarreal atau Jules Kounde dari Sevilla, tetapi ketika situasi finansial klub-klub Spanyol kemudian memberikan kejutan.

Raphael Varane memang sempat diisukan hengkang dari Real Madrid, tetapi dianggap angin lalu oleh pemandu bakat Manchester United. Sebelum akhirnya pindahnya Sergio Ramos ke PSG membuat mereka makin yakin untuk mendatangkan Varane.

34 Juta Poundsterling menjadi nominal yang disetujui.

Setelahnya, tentu kedatangan Cristiano Ronaldo dari Juventus adalah kejutan lain untuk Manchester United, apalagi namanya sebagai legenda klub, membuat kedatangan Ronaldo adalah suntikan endorfin dari rasa medioker setelah terkahir juara Liga Inggris pada 2013.

Cristiano Ronaldo adalah Tom Brady bagi Manchester United, pengaruhnya bisa menjadi sangat vital untuk setan merah. Tidak menjadi rahasia bahwa Ronaldo selalu mengangkat timnya untuk bisa terus bersaing untuk meraih gelar.

Dan Ronaldo adalah yang dibutuhkan Manchester United, United memang membutuhkan bukan hanya penyerang, tetapi gelandang untuk menjadi mesin serangan. Tetapi kehadiran Ronaldo bisa memberikan ruang untuk Pogba kembali ke posisi 6.

Sedangkan Raphael Varane bisa menjadi cara sempurna Manchester United menjawab masalah lini belakang mereka yang tanpa deputi yang berkualitas setara seperti Harry Maguire dan juga Victor Lindelof.

Jadon Sancho adalah Leoanrd Fournette, di Super Bowl, ia mengemas 2 touchdown dalam regular season, Fournette adalah pembawa bola di sisi kanan serangan Bucs yang sangat efektif. Mirip dengan Jadon Sancho yang berada di sisi sayap.

Dengan pemain berkualitas seperti ini, tentu aneh apabila Ole Gunnar Solskjaer gagal memberikan gelar juara Liga Inggris ataupun Liga Champions. Dan tentu saja, keluarga Glazer mungkin tidak akan memberikan kesempatan lain untuk pria asal Norwegia ini di Manchester United.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


CAPTCHA Image
Reload Image